karena kehidupan setelah kematian adalah petualangan yang sebenarnya. kita tidak tau ajal kita kapan akan datang, semua itu masih rahasia. kita tidak akan hidup abadi di dunia tapi kita akan hidup kekal setelah kita akan mati. hidupmu yang sekarang memang nyata tapi setlah kenyataan ada hidup yang abadi yaitu di alam barkha. kamu sibuk mencari hartamu di dunia tapi kamu masih mengabaikan hartamu yang akan kamu bawah di setelah kematianmu. kita tidak tau kamu akan berpetualan denagn baik kelak atau kamu akan tersesat malah bisa saja salah jalan. kehidupan di akhrt nanti tergantung kehidupanmu di alam nyata. ketika kita telah bertemu ajal semua akan tertutup lagi pencarian hartamu untuk di akhrat yang tersisa hanyalah amal dosa yang perna dilakukan di dunia. carilah hartamu di dunia seolah km akan hdup selama-lamnya, dan carilah hartamu untuk di akhrat seolah kamu akan mati esok.
Memperbaiki diri dari
sisi bathiniah adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas pribadi kita
menjadi lebih baik,pribadi sebagai hamba Allah yang berkewajiban
beribadah kepadaNya,serta pribadi sebagai makhluk social yang hidup
bermasyarakat. Sehingga bila kita telah dan senantiasa meningkatkan
kualitas pribadi kita,maka hal itu menjadi karakter sempurna seorang
muslim.
Kemudian ,memperbaiki diri dari sisi lahiriyah adalah mengenai bagaimana
kita meningkatkan kualitas hidup kita,yang tentu saja hal ini berkaitan
dengan hal dunia,karena kita memang masih hidup di dunia dan menjadi
bagian dari dunia. Islam begitu indah,sehingga sangat peduli dan
memperhatikan umatNya dalam semua hal. Tidak dibedakan antara dunia dan
akhirat . sebuah hadits sekiranya bisa memotivasi kita dalam memperbaiki
diri dan meningkatkan kualitas diri, diriwayatkan oleh oleh Imam
Bukhari dan Imam Muslim ,bahwa Rosul bersabda ; bekerjalah untuk duniamu
seakan kau hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seakan kau
meninggalkan dunia ini besok. Karena menjadi syarat yang juga penting
dimiliki umat islam adalah kuat dalam ekonomi, yang mana dengannya kita
bisa membangun dan memperkokoh kekuatan Islam.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/almiya_safitri/mari-berhijrah_550da920a33311251c2e3dc8
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/almiya_safitri/mari-berhijrah_550da920a33311251c2e3dc8
Memperbaiki diri dari
sisi bathiniah adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas pribadi kita
menjadi lebih baik,pribadi sebagai hamba Allah yang berkewajiban
beribadah kepadaNya,serta pribadi sebagai makhluk social yang hidup
bermasyarakat. Sehingga bila kita telah dan senantiasa meningkatkan
kualitas pribadi kita,maka hal itu menjadi karakter sempurna seorang
muslim.
Kemudian ,memperbaiki diri dari sisi lahiriyah adalah mengenai bagaimana
kita meningkatkan kualitas hidup kita,yang tentu saja hal ini berkaitan
dengan hal dunia,karena kita memang masih hidup di dunia dan menjadi
bagian dari dunia. Islam begitu indah,sehingga sangat peduli dan
memperhatikan umatNya dalam semua hal. Tidak dibedakan antara dunia dan
akhirat . sebuah hadits sekiranya bisa memotivasi kita dalam memperbaiki
diri dan meningkatkan kualitas diri, diriwayatkan oleh oleh Imam
Bukhari dan Imam Muslim ,bahwa Rosul bersabda ; bekerjalah untuk duniamu
seakan kau hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seakan kau
meninggalkan dunia ini besok. Karena menjadi syarat yang juga penting
dimiliki umat islam adalah kuat dalam ekonomi, yang mana dengannya kita
bisa membangun dan memperkokoh kekuatan Islam.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/almiya_safitri/mari-berhijrah_550da920a33311251c2e3dc8
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/almiya_safitri/mari-berhijrah_550da920a33311251c2e3dc8